Konsumsi Beras

konsumsi beras

Konsumsi beras

Beras sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia pada umumnya dan menjadi sumber pangan nomor satu di negeri ini, namun konsumsi beras dalam negeri melebihi dari produksi dalam negeri hingga untuk kebutuhan konsumsi beras pemerintah harus mengimport dari luar negeri

Mengapa kebutuhan konsumsi beras dalam negeri kurang?

Hal ini di karenakan belum adanya sumber pangan alternative pengganti kebutuhan konsumsi beras, padahal negeri ni kaya akan sumber alam termasuk umbi umbian yang bisa kita manfaatkan sebagai substitusi pengganti konsumsi beras dan mendukung program diversifikasi pangan

Sebut saja umbi singkong yang mudah di dapat dan dapat di budidayakan hampir di seluruh kawasan Indonesia, selain harga singkong yang murah umbi ini juga bisa di aplikasikan ke berbagai olahan makanan yang sangat lezat bergizi baik makanan kering maupun beraneka produk olahan makanan basah

Harga singkong yang murah inilah yang seharusnya kita manfaatkan dengan baik untuk di kembangkan menjadi sumber pangan yang berkualitas dan berdaya tahan tinggi hingga mampu mengurangi kebutuhan konsumsi beras. Dan mendukung program diversifikasi pangan

Dalam artikel saya dan dalam kesempatan yang baik ini saya mengajak anda untuk bersama menggali potensi pangan local dengan program diversifikasi pangan yang sangat berlimpah hingga mampu menekan import beras dari luar negeri dan membantu memperbaiki taraf hidup para petani di dalam negeri,mari kita manfatkan potensi singkong yang harga singkong murah ini bisa kita kembangkan ke berbagai olahan makanan

Ada metode merubah singkong menjadi terigu secara alami tanpa enzim dan 100% bisa di kerjakan manual. Bagi anda yang minat memulai usaha , metode ini sangat bagus untuk anda karena potensi keuntungan yang sangat menjanjikan serta peluang pasar yang masih terbuka lebar hingga memungkinkan anda untuk sukses lebih cepat

Dapatkan panduan merubah singkong menjadi terigu secara alami disini dan mari bersama kita dukung program diversifikasi pangan yang di galakkan pemerintah demi menekan konsumsi beras yang masih mengimport dari luar negeri, semoga  Indonesia bisa tambah makmur tanpa mengandalkan konsumsi beras.

Incoming search terms:

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>